Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sulit Konsentrasi? Coba Cara Ini



Aktivitas yang padat dengan jadwal yang ketat terkadang membuat kita sulit berkonsentrasi. Selain itu, hal-hal ini juga membuat kita kehilangan konsentrasi :

·       Kurang tidur

Berdasarkan penelitian terakhir, kurang tidur membuat Anda memiliki ingatan yang pendek terhadap suatu hal, dan mudah kehilangan fokus.

·       Stres

 Stres juga dapat membuat Anda  kehilangan konsentrasi. Maka, tenangkan diri dan selesaikan masalah satu per satu untuk mengembalikan fokus Anda.

·       Lapar

Anda akan kesulitan untuk berkonsentrasi, bahkan berpikir ketika otak Anda kekurangan energi dan oksigen. Memberikan tubuh banyak asupan gizi, vitamin dan mineral menjadi hal yang penting untuk Anda. Makanlah makanan yang bergizi, kurangi makanan yang mengandung banyak pengawet dan karbohidrat berlebih dan imbangi pula dengan aktivitas fisik.

·       Konsumsi obat-obatan

Perhatikan kandungan yang terdapat dalam obat yang rutin Anda konsumsi. Beberapa obat berpotensi untuk membuat Anda mengantuk, depresi, atau pun kehilangan/sulit konsentrasi.

·       Gejala ADHD

Attention deficit hyperactivity disorder merupakan sebuah gangguan pada perkembangan otak sehingga membuat seseorang menjadi sulit untuk menahan diri dan sulit untuk memusatkan perhatian pada suatu hal.

 

Untuk mengembalikan konsentrasi Anda, coba lakukan hal ini:

·       Isitrahat cukup

Seluruh pakar kesehatan sangat menganjurkan semua orang untuk beristirahat selama 7-8 jam perhari. Sempatkanlah untuk memejamkan mata dan rileks untuk menenangkan tubuh dan pikiran Anda. Menurut ahli, memejamkan mata selama 30 menit pada siang hari di sela kesibukan akan sangat membantu menyegarkan pikiran dan memudahkan Anda untuk berkonsentrasi.

Baca Juga
Bukan Cokelat, Ini yang Menyebabkan Jerawat

·       Batasi penggunaan gadget

Gadget dipercaya dapat membantu sekaligus mengganggu seseorang. Ada baiknya Anda membatasi penggunaan gadget dan memprioritaskan apa yang seharusnya Anda kerjakan ketimbang terus menerus “memainkan” gadget. Sadar atau pun tidak, gadget mampu memecah pikiran sehingga beberapa orang mudah tertarik untuk menggunakannya ketimbang menyelesaikan tugas utama. Kurangi penggunaan gadget atau minimal ubah gadget ke mode getar/silent untuk mengurangi kemungkinan gadget untuk mengganggu Anda.

·       Berani bicara

Tidak semua hal bisa Anda kerjakan dan rasakan sendiri. Mulailah untuk berbagi dan bicara pada orang-orang terdekat Anda. Selain mengurangi beban, berbicara pada orang lain secara psikologis sangat membantu seseorang untuk jauh dari stres dan depresi. Siapa tahu dengan bicara pada orang lain, mereka dapat membantu Anda sehingga Anda dapat berkonsentrasi secara maksimal?

·       Olahraga

Konsentrasi Anda bisa buyar dan hilang akibat otak Anda kekurangan oksigen. Salah satu cara untuk meningkatkan oksigen ke otak adalah dengan melakukan aktivitas fisik yakni berolahraga. Olahraga tidak melulu harus yang berat, namun bisa yang ringan dan sederhana seperti berjalan, senam-senam ringan, dan yoga. Aktivitas tersebut juga dapat membantu melancarkan aliran darah guna meningkatkan konsentrasi anda dalam belajar atau bekerja.

·       Berpikir kreatif dan positif

Banyak sekali alasan seseorang sulit berkonsentrasi akibat bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja. Maka ada baiknya bila Anda memberikan variasi pada setiap kegiatan Anda sehari-hari dan menyemangati diri sendiri agar Anda tidak jenuh lagi. Cara sederhananya adalah dengan menghibur dan memberikan hadiah pada diri Anda sendiri yakni dengan mengonsumsi makanan yang Anda sukai, mendengarkan music dan bernyanyi, ataupun ngobrol dengan orang terdekat.

Baca Juga
4 Mitos dan Fakta Selama Menyusui

·       Liburan



 Liburan 1-2 hari mampu membantu mengatasi masalah Anda dan bisa mengembalikan konsentrasi Anda yang selama ini menguap. Libur dapat melepas penat sekaligus menyegarkan pikiran dan beban.

 

Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya

 








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah