Pengaruh Bentuk Puting Bagi Ibu Menyusui

ASI merupakan asupan terpenting yang dibutuhkan bayi karena ASI mengandung setidaknya 400 senyawa yang sangat berperan untuk tumbuh kembang, kecerdasan otak dan kekebalan tubuh anak. Namun sayangnya ada saja masalah yang menganggu pemberian ASI kepada bayi. Salah satunya karena puting payudara pendek atau datar atau terbenam (inverted atau flat nipple). Kondisi tersebut membuat para ibu menyusui beranggapan bahwa ia tidak akan berhasil menyusui. Padahal Anda tidak perlu khawatir karena bentuk puting yang  berbeda-beda tidak memengaruhi proses menyusui.

Puting hanyalah kumpulan muara saluran ASI dan tidak mengandung ASI. Artinya, bayi tidak mengisap ASI dari puting, melainkan dari aerola (daerah sekitar puting yang berwarna kehitaman). ASI disimpan di sinus laktiferus yang terletak di daerah areola mamae. Jadi untuk mendapatkan ASI, areolalah yang perlu dimasukkan ke dalam mulut bayi agar palatum (bagian dari langit-langit mulut) dan gerakan lidah dapat memerah ASI keluar.






Namun,ada cara menyusui supaya bayi dapat menghisap dari areola diperlukan perlekatan (latching) yang baik yaitu:
1. Posisi bayi berhadapan dengan puting ibu.
2. Kepala, leher, dan tubuh bayi membentuk satu garis lurus.
3. Mulut bayi terbuka lebar (bibir bawah bayi dower).

Bagi ibu menyusui yang memiliki puting datar, berikut ini beberapa solusi cara menyusui yang dapat Anda lakukan:
1. Penggunaan nipple former sejak hamil trimester 3 (umumnya saat menginjak usia kehamilan 34 minggu). Penggunaan berkala akan membuat puting lebih menonjol keluar.
2. Setelah bayi lahir, tarik puting dengan nipple puller sebelum Anda mulai menyusui.

Baca Juga
Tips Menjaga Kecantikan Kulit Saat Hamil

Namun, jika Anda sudah melakukan hal seperti di atas tapi tetap merasa tetap tidak nyaman dalam menyusui, berkonsultasilah dengan dokter anak atau konselor laktasi untuk mendapatkan penanganan yang tepat sehingga pemberian asi eksklusif tetap dapat dilanjutkan dan dipertahankan. (PR)

direview oleh dr. Cynthia Utami, Sp.A

TOPIK





Ikuti DokterNews di


Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah