Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Musim Hujan, Waspada Leptospirosis



Saat musim hujan, tidak hanya banjir dan genangan air yang dikhawatirkan tapi juga penyakit yang mengintai. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah leptospirosis atau kencing tikus. 

Leptospirosis adalah penyakit yang menyerang manusia yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interogans. Bakteri tersebut terdapat pada tubuh hewan dan masuk ke dalam tubuh manusia, melalui mata, selaput lendir, dan luka terbuka yang kontak dengan air atau tanah yang terkontiminasi bakteri. 

Gejala klinis leptospirosis sangat bervariasi, termasuk:  
-Demam tinggi
-Sakit kepala
-Menggigil
-Nyeri otot
-Muntah
-Kulit dan mata kuning
-Mata merah
-Sakit perut
-Diare 
-Ruam 

Banyak dari gejala leptospirosis juga ditemukan pada penyakit lain, sehingga cukup sulit dideteksi. Selain itu, beberapa orang yang terinfeksi mungkin tidak memiliki gejala sama sekali. 

Waktu antara seseorang terpapar dengan sumber yang terkontimasi hingga menjadi sakit adalah 2 hari sampai 4 minggu. Penyakit biasanya dimulai dengan demam yang datang tiba-tiba, dan gejala lainnya. 

Leptospirosis dapat terjadi dalam dua fase:
• Setelah fase pertama (dengan demam, menggigil, sakit kepala, sakit otot, muntah, atau diare) pasien mungkin sembuh untuk beberapa saat tapi sakit lagi.

• Jika terjadi fase kedua, kemungkinan orang tersebut mengalami gagal ginjal atau hati atau meningitis.



Penyakit ini berlangsung dari beberapa hari sampai 3 minggu atau lebih. Tanpa pengobatan, pemulihan bisa memakan waktu beberapa bulan.

Baca Juga
Khasiat Larutan Air Garam

Bila ditemukan gejala leptospirosis dan didapatkan adanya riwayat kontak dengan genangan air/tanah yang terkontaminasi harus segera dibawa ke Pusat Pelayanan Kesehatan untuk diberikan antibiotik seperti doxycycline atau penicillin. 

Untuk mencegah leptospirosis, selalu menggunakan alas kaki saat bepergian keluar rumah dan hindari genangan air. Dalam kondisi banjir, gunakan sepatu yang terlindung seperti boots. Mencuci tangan dan kaki setelah bekerja di luar ruangan atau tempat yang tercemar seperti selokan, tanah, sampah, dan lainnya. Selain itu, simpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus. Tak kalah penting, selalu menjaga lingkungan sekitar rumah agar tidak banyak genangan di sekitar. 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah