Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Merawat Payudara Saat Menyusui

Payudara sakit adalah salah satu masalah yang paling sering dialami para ibu. Terutama bagi mereka yang baru pertama kali menyusui. Namun, para ahli laktasi sepakat bahwa, rasa sakit pada payudara, terutama bagian puting saat ibu menyusui tidak lebih karena belum mahirnya sang ibu dalam hal menyusi. Bahkan pelekatan puting payudara yang salah pun bisa menyebabkan puting sakit. 

Hal yang perlu Anda lakukan untuk menghindari puting sakit atau bahkan lecet adalah dengan memasukkan puting payudara hingga bagian areola pada mulut bayi. Namun, setiap bayi dan payudara pasti berbeda. Jadi, semua tergantung pada usaha ibu dalam menyusui. Nah, berikut beberapa cara untuk merawat kesehatan payudara dan puting saat menyusui, serta menghindari puting dari lecet dan luka akibat menyusui anak. 

1.    Cuci payudara Anda setiap hari dengan air hangat saat mandi. Dan, hindari menggunakan sabun yang dapat menyebabkan payudara atau puting menjadi kering, pecah-pecah, dan kulit menjadi iritasi. Gunakan bra khusus untuk menyusui atau bra biasa yang membuat Anda nyaman. Hindari menggunakan bra yang terlalu ketat. Bra berbahan katun bisa membuat kulit bernafas.

2.    Pastikan bayi Anda menyusu dengan baik dan benar, mulai dari ASI pertamanya. Selain itu, susui bayi sesering mungkin, paling tidak setiap 2 atau 3 jam. Hal tersebut dapat mencegah payudara menjadi kencang atau puting terasa sakit, pembengkakan pada payudara, atau mastitis.

Baca Juga
Bayi Diare, Jangan Lewatkan Gejalanya

3.    Jika Anda menggunakan breast pad untuk menghindari bocornya ASI, pastikan untuk mengontrol dan merubah posisinya sesering mungkin untuk menghindari sakit pada puting, sariawan, atau mastitis.


4.    Setelah menyusui anak, basuhlah puting dan areola dengan ASI untuk menghindari puting dan areola menjadi kering. 

5.    Saat mengeluarkan payudara dari mulut bayi, disarankan jangan langsung menariknya. Karena hal tersebut dapat membuat puting lecet atau terluka. Caranya adalah dengan meletakkan jari Anda pada sudut mulut bayi lalu keluarkan puting dari mulut si kecil.

6.    Namun, jika puting Anda sudah terlanjur lecet atau terluka, konsultasikan hal ini dengan ahlinya atau konsultan laktasi terdekat. Hindari menggunakan lotion, krim, atau semprotan tanpa mendiskusikan atau bertanya pada ahlinya. Pasalnya, banyak sekali produk yang dapat membahayakan bayi Anda saat menyusu nantinya. Tidak hanya itu, menggunakan sembarang lotion atau krim dapat meningkatkan risiko kulit iritasi.

7.    Lakukanlah pemeriksaan payudara sesering mungkin (sebulan sekali), meskipun Anda masih menyusui. Hal ini untuk memeriksakan apakah payudara terdapat benjolan atau tidak. Jika terdapat benjolan, segeralah menghubungi untuk pemeriksaan lebih lanjut. (DV)

Ditinjau oleh: dr. Rahajeng A.P (Konselor ASI)








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah





Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah