Mengenal Vaksin Polio

Siapa yang tak kenal polio. Penyakit yang satu ini membutuhkan perhatian dan pencegahan yang lebih dini guna mencegah terjadinya kecacatan. Pencegahan terhadap polio dapat dilakukan dengan melakukan vaksinasi.

Polio merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang hidup di tenggorokan dan saluran pencernaan, dan pernah menjadi penyebab utama kecacatan di Amerika Serikat. Sejak diperkenalkannya vaksin polio pada tahun 1955, penyakit ini telah berhasil dibasmi di Amerika Serikat, namun masih umum di beberapa negara berkembang. Hingga saat ini polio masih menjadi salah satu penyakit yang diberantas di seluruh dunia. Itulah mengapa vaksinasi polio perlu dilakukan, terutama kepada anak, sebelum mereka memasuki bangku pendidikan.

Jika Anda telah menerima vaksinasi polio sebelum tahun 2000, Anda mungkin telah menerima vaksin polio oral (OPV), yang dibuat dari virus polio hidup. Meskipun vaksin virus hidup sangat efektif untuk melindungi seseorang terhadap polio, beberapa kasus polio per tahun disebabkan oleh vaksin oral itu sendiri. Pada tahun 2000, Amerika Serikat beralih ke vaksin polio tidak aktif (IPV). Menggunakan jenis virus yang tidak aktif yang tidak dapat menyebabkan polio. IPV biasanya diberikan sebagai suntikan di lengan atau kaki.

IPV diberikan bersamaan dengan vaksinasi lainnya. Kebanyakan orang mendapatkan vaksin tersebut saat mereka masih anak-anak. Karena kebanyakan orang dewasa menerima vaksin saat mereka masih kecil, vaksinasi polio rutin disarankan untuk dilakukan kepada orang-orang berusia 18 tahun ke atas.

Baca Juga
Dampak Merokok Bagi Kehamilan

Terdapat tiga kelompok orang dewasa yang berisiko tinggi untuk terkontak dengan virus polio, dan mereka harus mempertimbangkan untuk melakukan vaksinasi polio, diantaranya :

  • Para petualang yang seringkali berpindah dari satu belahan dunia ke belahan dunia lainnya terutama ke tempat-tempat yang masih umum polio.
  • Orang-orang yang bekerja di laboratorium penanganan spesimen yang mungkin mengandung virus polio.
  • Petugas kesehatan yang kontak dekat dengan orang yang terinfeks ivirus polio

Jika Anda bertemu dengan tiga grup tersebut, segera konsultasikan keadaan Anda kepada dokter untuk mendapatkan vaksinasi polio.

 

Resiko dan Efek Samping

Beberapa orang yang mendapatkan vaksinasi polio akan merasakan sakit, perih dan merah di tempat suntikan itu diberikan, namun di luar itu vaksin polio sangat aman. Kebanyakan orang sama sekali tidak memiliki masalah dengan hal tersebut. Namun, vaksin polio, seperti obat apapun, berpotensi menimbulkan masalah serius, seperti reaksi ialergi yang parah. Resiko bahwa vaksin tersebut dapat menimbulkan kerugian serius adalah sangat kecil.




Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah