Mengapa Minuman ION Bisa Bantu Memperlancar Puasamu? Simak Penelitiannya

Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan dan mengurangi aktivitas. Namun seringkali karena kondisi tubuh yang tidak memungkinkan, kamu harus memilih mengurangi aktivitas agar puasa kamu lancar sampai maghrib.

Salah satu keluhan yang kerap dialami selama menjalani ibadah puasa adalah dehidrasi. Pasalnya, saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan cairan selama 12 jam. Dehidrasi terjadi ketika kamu menggunakan atau kehilangan cairan lebih banyak daripada yang kamu konsumsi, dan tubuh kamu tidak memiliki cukup cairan untuk menjalankan fungsi normalnya. Akibatnya, kamu jadi gampang lelah, tidak bersemangat, sulit berpikir atau pun konsentrasi, sakit kepala, mual, muntah, dan rentan sakit. Dengan kondisi seperti ini, tidak heran bila puasa kamu banyak diisi dengan tidur-tiduran, ngantuk, lemas, dan tidak bersemangat.

Sebenarnya salah satu kunci kebugaran tubuh di siang hari sangat dipengaruhi oleh minuman apa yang kamu konsumsi saat sahur. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa minuman yang mengandung ION lebih efektif daripada air biasa atau minuman lainnya dalam menahan cairan tubuh sehingga bisa mengurangi risiko dehidrasi.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 oleh 7 ilmuwan Jepang menemukan, bahwa rehidrasi dengan minuman yang mengandung ION akan lebih baik daripada rehidrasi dengan menggunakan air biasa untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Hal ini diketahui usai dilakukan percobaan terhadap 12 pria sehat. Mereka diberi minuman yang mengandung ION  dan air biasa. Untuk setiap percobaan mereka duduk selama 4 jam di lingkungan kering. Hasilnya, dalam dua jam pertama, peserta yang minum minuman yang mengandung ION  memiliki jumlah cairan tubuh lebih tinggi daripada yang minum air biasa.¹

Baca Juga
Vertigo? Cek Telinga Anda

Begitu pula dengan Research yang dimuat di Chinese Medical Journal pada tahun 2010. Penelitian yang melakukan percobaan terhadap beberapa responden yang diberi minuman yang mengandung ion, air biasa, dan teh, menemukan bahwa setelah 3 jam minum minuman mengandung ION, cairan masih bertahan di dalam tubuh sampai ± 80%, sedangkan jika minum air biasa atau teh hanya bertahan ± 60%.²

Kedua penelitian ini menunjukkan bahwa minuman yang mengandung ION seperti POCARI SWEAT membantu mengikat cairan hingga bertahan lebih lama dan proses keluarnya pun tidak sering dan cepat usai diminum. Untuk itu minum Pocari Sweat saat sahur sangat penting untuk kelancaran puasa, karena komposisinya mirip cairan tubuh (mengandung air dan ION), diserap lebih baik oleh tubuh dan bantu cegah dehidrasi (tidak cepat haus). ION saat sahur jaga cairan lebih lama.

 

Referensi

1. Doi T, Sakurai M, Hamada K, Matsumoto K, Yanagsawa K, Kikuchi N, Morimoto T, Greenleaf JE. Changes in plasma volume and blood viscosity durit a 4-hour period sitting in a dry environment: The effect of prehydratION. Aviat Space Environ Med 2004; 75: 500-504

2. Chang CQ, Chen YB, Chen M, Zhag LT. Effects of a carbohydrate-electrolyte beverage on blood viscosity after dehydration in healthy adults. Chinese Medical Journal. 2010; 123: 3220-3225








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah





Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah