Memerangi Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyakit mematikan nomor dua bagi para perempuan Indonesia, dan menjadi penyakit mematikan nomor lima di seluruh dunia. Belum ada yang dapat menentukan secara pasti penyebab utama terjangkitnya kanker payudara. Beberapa hal yang dapat memicu pertumbuhan kanker payudara antara lain:

  • Faktor genetik
    Perempuan yang memiliki ibu atau saudara pengidap kanker payudara biasanya lebih berisiko terkena.
  • Berat badan berlebih
    Obesitas dapat meningkatkan risiko sebab kelebihan lemak tubuh memicu peningkatan kadar hormon esterogen dan insulin yang diketahui memicu kanker.
  • Abnormal pubertas
    Remaja yang mengalami pubertas terlalu awal atau terlambat diyakini memiliki ketidak stabilan hormon, sehingga menimbulkan gangguan metabolisme.
  • Hamil di usia dini
    Instrumen reproduksi wanita memerlukan waktu untuk berproses hingga akhirnya siap dibuahi. Hamil di usia dini memaksa alat-alat reproduksi bekerja sebelum mereka matang sempurna.
  • Gaya hidup
    Memilih dan memilah pola makan serta berolahraga teratur dapat membantu tubuh mengantisipasi kerusakan.
  • Rokok
    Nikotin terbukti meningkatkan risiko terjadinya kerusakan sel.
  • Terapi hormon
    Wanita yang menggunakan terapi hormon berisiko mengacaukan kinerja sel-sel dalam tubuh.
  • Stress

Saat divonis mengidap kanker payudara, kebanyakan perempuan takut membayangkan proses pembedahan dan pengangkatan jaringan yang terlanjur terinfeksi. Beberapa hal dapat dilakukan untuk mengurangi penderitaan pengidap kanker payudara, antara lain:



  • Herbal.
    Obat-obatan herbal yang mengandung anti oksidan dan tanaman keladi tikus. Diyakini dapat menguatkan daya tahan tubuh dalam melawan sel-sel kanker.
  • Senam kesehatan.
    Beberapa kegiatan olah tubuh diyakini dapat merelaksasikan serta memperlancar peredaran darah. Senam pilates dan senam yoga diakui dapat membantu mengurangi penderitaan pengidap kanker payudara.
  • Brokoli.
    Brokoli mengandung senyawa kimia bernama sulforaphane dalam kadar yang tinggi. Menurut penelitain yang dilakukan di London, sulforaphane terbukti dapat membunuh sel kanker dan mencegah penyebaran infeksi ke jaringan yang lain.

Sesungguhnya dengan menjaga pola makan ataupun gaya hidup tidak serta-merta memuluskan usaha terhindar dari kanker payudara. Kewaspadaan dan kesadaran memeriksa bagian-bagian tubuh amat membantu menanggulangi serangan yang lebih parah dari kanker payudara.

Baca Juga
Kulit Kering atau Psoriosis?
TOPIK





Ikuti DokterNews di


Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah