Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Mata Berkunang-Kunang, Apa Sebabnya?



Pandangan mata berkunang-kunang atau  lightheadedness adalah perasaan seperti akan terasa jatuh pingsan, yang membuat sensasi pusing berkunang-kunang. Kondisi ini mirip dengan vertigo, yaitu penglihatan kabur sesaat, pusing tiba-tiba dan sempoyongan.

Penyabab berkunang-kunang: 

Tekanan Darah Rendah :

Bila tekanan darah turun secara signifikan, kurangnya volume darah yang membawa oksigen ke otak tidak sampai ke otak.  Ini mempengaruhi fungsi normal otak, yang menyebabkan pusing dan berkunang-kunang. Selama ini diamati bahwa tekanan darah rendah merupakan efek samping hipertensi. Ketika tekanan darah turun, gejala lain seperti keringat dingin, mual, muntah, nyeri dada juga diamati.

Gula Darah Rendah

Kadang-kadang, kadar gula dalam darah turun tiba-tiba. Hal ini dikenal sebagai gula darah rendah atau hipoglikemia. Kurangnya ketersediaan glukosa dapat menyebabkan fungsi sementara otak tidak melakukan tugasnya secara maksimal, yang mengakibatkan terjadinya sensasi berkunang-kunang dan berkeringat. Hal ini juga harus dicatat bahwa gula darah rendah sangat jarang dalam kasus orang-orang yang non-diabetes.

Aritmia Jantung

Aritmia jantung adalah kontraksi otot jantung yang tidak normal, ada yang tidak beres dengan denyut jantung Anda. Jantung berdenyut sangat cepat atau sangat lambat. Ketika gejala sensasi berkunang-kunang terjadi dalam episode yang berulang, kemungkinan besar penyakit terkait dengan jantung. Kadang-kadang, sensasi lightheaded juga merupakan gejala yang mengindikasikan serangan jantung.

Anemia.

Ketika seseorang memiliki sedikit hemoglobin dalam darah, ia dikatakan menderita anemia. Anemia juga terjadi ketika jumlah sel-sel darah merah (RBC) menurun. Karena hemoglobin membawa oksigen dalam darah, kurangnya hemoglobin mengurangi jumlah oksigen dalam darah yang dapat menyebabkan lightheaded.

Alkoholik

Baca Juga
12 Resep Obat Sakit Kepala Herbal

Alkohol adalah salah satu penyebab lightheaded, yang paling utama. Ketika seseorang mengonsumsi minuman beralkohol, kadar gula darahnya turun sangat rendah, yang dapat membuat mabuk, dengan gejalanya yang seperti pusing dan sakit kepala dan sempoyongan.

Jika mengalami lightheaded berturut-turut selama lebih dari 2 hari, dengan episode yang berulang, Anda harus segera mengunjungi dokter. Sebagaimana kondisi ini merupakan gejala penyakit  kronis, harus ditangani dan segera diobati.

Tekanan darah rendah dapat diobati dengan suplemen atau dengan mengubah pola makan. Gula darah rendah dapat stabil (di tingkat normal-nya) dengan segera mengatur kadar gula, glukosa, dan karbohidrat dekstrosa.



Demikian pula dengan anemia, dapat diobati dengan mengonsumsi suplemen vitamin dan makanan yang kaya akan zat besi. Di sisi lain, jika sudah parah, transfusi darah mungkin diperlukan. Lightheaded, jika dipicu penyakit jantung, obatnya hanyalah rawat inap.

Tentu ada tindakan pencegahan yang dapat membantu mencegah sensasi lightheaded. Dengan makan makanan teratur dan menghindari interval makan besar dapat mencegah hipoglikemia atau gula darah rendah. Demikian pula, konsumsi alkohol harus dihindari. Harus diingat bahwa kondisi lightheaded ini bisa menjadi peringatan dari serangan penyakit-penyakit berat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengunjungi dokter untuk mendiagnosa penyebab dan evaluasi gejala.

 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah





Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah