Manajemen Diabetes dengan Metode Angka

Manajemen diabetes adalah mengenai angka dan bukan hanya tentang gula darah. Setidaknya, ada enam angka yang harus diakrabi oleh pasien diabetes untuk menurunkan risiko komplikasi dengan penyakit berat lainnya. “Manajemen diabetes adalah mutlak penting,” kata Enrico Cagliero, MD, seorang profesor kedokteran di Harvard Medical School dan seorang dokter di Massachusetts General Hospital Diabetes Center. “Meskipun mengelola angka-angka ini mungkin tidak memperbaiki gejala diabetes, tapi dapat membantu mengurangi risiko komplikasi yang serius seperti kebutaan atau gagal ginjal.”

Tahu Angka A1C Anda
Tes darah A1C menunjukkan seberapa baik pengobatan diabetes Anda bekerja. Uji laboratorium ini mengukur tingkat rata-rata gula darah (glukosa) selama dua sampai tiga bulan pengobatan terakhir. Anda harus melakukan tes A1C setidaknya dua kali setahun, demikian menurut American Diabetes Association. Kebanyakan orang dengan diabetes tipe-2 harus menjaga kadar A1C-nya di bawah tujuh persen. Jika kadar Anda lebih tinggi dari tujuh persen, Anda mungkin perlu mengubah strategi manajemen diabetes Anda. 

“Gula darah tinggi dalam jangka pendek tidak menyakitkan,” kata George Grunberger, MD, ketua Grunberger Diabetes Institute dan profesor klinis di University School Wayne State of Medicine di Detroit. “Tapi semakin tinggi gula darah, semakin komplikasi bisa berkembang.”

Tahu Angka Gula Darah Anda
Pengukuran gula darah secara mandiri dapat menunjukkan berapa tingkat gula darah Anda pada saat pemeriksaan dilakukan. Banyak dokter merekomendasikan pasiennya melakukan pemeriksaan sendiri sebelum atau sesudah makan dan pada malam hari. Target tingkat gula darah sebelum makan bagi penderita diabetes tipe-2 adalah 70-130 dan kurang dari 180 dalam waktu satu sampai dua jam setelah makan. “Pastikan Anda makan makanan dengan kadar gula rendah. Jika gula darah masih tinggi, Anda mungkin perlu obat-obatan,” kata Celia Levesque, CDE, seorang perawat pasien diabetes  di University of Texas MD Anderson Cancer Center di Houston.

Baca Juga
Diet Sehat Untuk Diabetesi

Tahu Angka Tekanan Darah Anda
Diabetes sangat mungkin untuk berkembang menjadi penyakit jantung. Karena itu, pemantauan faktor risiko penyakit jantung menjadi bagian penting  manajemen diabetes. Orang dengan diabetes harus menjaga tekanan darah mereka di bawah 140/80 mmHg. Mengonsunsi obat tekanan darah seperti yang diarahkan oleh dokter, mencapai atau mempertahankan berat badan yang sehat, dan menghindari makanan tinggi sodium dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

Tahu Angka Kolesterol Anda
Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko lain dari penyakit jantung yang penting untuk dimonitor ketika Anda memiliki diabetes. Kadar total kolesterol harus di bawah 200 dengan low-density lipoprotein (LDL)atau kolesterol “buruk”, di bawah 100, dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol “baik”, lebih tinggi dari 40 untuk pria dan 50 untuk wanita. Trigliserida atau lemak darah harus kurang dari 150 untuk pria dan wanita. Batasi konsumsi lemak jenuh yang biasa ditemukan dalam daging, produk susu penuh lemak, dan makanan yang digoreng, dapat membantu mengurangi kadar kolesterol tidak sehat di dalam tubuh Anda.

Tahu Hitungan Kalori Harian Anda
Daripada menghitung karbohidrat, Levesque merekomendasikan Anda menghitung kalori. Metode ini, menurutnya,  lebih baik untuk mengelola diabetes tipe-2. “Metode hitung kalori tidak terlalu banyak melibatkan hitungan lemak, protein, atau karbohidrat. Dengan diabetes tipe-2, kontrol kalori diperlukan untuk mendapatkan berat badan yang sehat.” 
Rekomendasi kalori harian tiap orang bervariasi. Levesque menyarankan pendekatan hitung kalori yang masuk akal. “Jika Anda makan kue, pie, permen, dan minuman manis, berarti Anda menabung kalori yang tidak akan membantu tubuh Anda untuk menjadiblebih baik,” katanya. “Tapi, makan kue masih diperbolehkan selama makanan utama Anda benar-benar sehat.”

Baca Juga
Ide Menu Buka Puasa & Sahur untuk Penyandang Diabetes!

Tahu Ukuran Lingkar Pinggang dan Berat Badan Anda
“Salah satu faktor yang sering diabaikan oleh pasien diabetes adalah berat badan, atau lebih spesifik lagi adalah lingkar pinggang,” kata Dr Grunberger. “Padahal, ini faktor penentu yang paling penting untuk mencegah penyakit kardiovaskular.”. Mereka yang kelebihan lemak di sekitar pinggang atau perut, lebih mungkin untuk menderita penyakit jantung. Dalam kondisi ini, kehilangan berat badan walau hanya sedikit. dapat membantu mengurangi risiko Anda. Kehilangan berat lima sampai 10 persen dari berat badan dapat memerbaiki profil gula dan tekanan darah Anda secara signifikan.

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf

 

 

 

 




Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah