Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Makanan biar tidak lelah jelang persalinan



Seorang wanita dalam mempersiapkan persalinan, seperti seorang atlet yang sedang mempersiapkan diri sebelum kompetisi besar. Untuk itu diperlukan perhatian khusus terhadap asupan guna mempersiapkan tugas fisik yang hebat ini. Selain energi, kebutuhan protein harus terpenuhi, seperti juga vitamin dan mineral khususnya zat besi dan kalsium.  Penting juga untuk tetap terhidrasi dengan baik, karena kecukupan cairan penting untuk mengurangi risiko persalinan. 
 
Dengan begitu banyak informasi tentang bagaimana makanan dapat mempengaruhi kesehatan, mungkin terkadang membingungkan untuk mengetahui apa yang harus dimakan. Nutrisi dan asupan yang baik memainkan peran kunci dalam kesehatan ibu dan bayi, termasuk dalam menjelang persalinan. Asupan seorang wanita saat akan melahirkan dapat mempengaruhi keberhasilannya untuk menjalani persalinan secara normal. Hal ini dikarenakan selama proses melahirkan seorang wanita membutuhkan 50-100 kalori/jam. Karena itu, seorang wanita harus mempersiapkan diri sebelum proses melahirkan dengan asupan yang baik dan cukup. 
 
Studi menunjukkan, asupan energi yang kurang dapat menghambat proses melahirkan, dikarenakan kemampuan menelan ibu kurang. Untuk itu direkomendasikan tambahan +/- 300 kalori dibandingkan saat sebelum hamil selama semester ke 3 kehamilan. Selain itu penting untuk memastikan kecukupan vitamin C, serat, vitamin K dan vitamin B1 (Tiamine).  Hal ini dapat terpenuhi dengan diet seimbang dengan bahan makanan sumber bervariasi.
 
Wanita hamil harus memilih makanan dan minuman yang “padat nutrisi” (kaya nutrisi). Makanan padat nutrisi mengandung tidak hanya energi, tetapi juga kaya dengan vitamin, mineral dan nutrisi lainnya. Memilih berbagai makanan dari kelima kelompok makanan (biji-bijian, sayuran, buah-buahan, susu, dan daging dan kacang-kacangan) akan membantu memastikan bahwa seorang wanita hamil mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya dan bayinya yang sedang tumbuh.
 
Untuk memenuhi kebutuhan energy dan zat gizi dalam rangka mempersiapkan kelahiran, makanan padat dapat dikombinasikan dengan makanan cair, berupa susu, jus ataupun kaldu (soup).  Makan dalam porsi kecil terbagi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan.  Pastikan makanan yang dikonsumsi memenuhi kebutuhan energi, protein, vitamin dan mineral.  Banyak makanan mengandung karbohidrat. Buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan beberapa produk susu mengandung karbohidrat dan membawa berbagai nutrisi penting lainnya ke dalam makanan, seperti vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Karbohidrat kompleks (antara lain nasi, umbi-umbian, jagung, dan kentang) merupakan sumber energy utama yang disarankan.  Protein banyak ditemukan pada makanan. Protein membantu menjaga jaringan otot dan tubuh, turut berperan dalam pembentukan hormone dan antibodi. 
 
Protein terdiri dari protein hewani (antara lain ikan, daging merah dan daging unggas) dan nabati (antara lain tahu, tempe dan kacang-kacangan).  Lemak dalam makanan sangat dibutuhkan untuk nutrisi dan kesehatan yang baik. Seperti karbohidrat dan protein, lemak merupakan sumber energi yang penting bagi tubuh. Makanan tertentu yang mengandung lemak memasok tubuh dengan asam lemak esensial yang penting bagi tubuh. Asupan lemak sebaiknya diupayakan berasal dari lemak baik (lemak ikan, minyak ikan, minyak jagung dan minyak olive)
 
Makan dengan baik dapat membantu mempersiapkan tubuh untuk proses persalinan.  Enam minggu sebelum tanggal perkiraan persalinan, pastikan mengonsumsi berbagai  makanan sehat, terutama bahan makanan sumber yang kaya akan:
– Zat besi: Daging merah dan sayuran hijau (seperti bayam, beberapa selada, kangkung) adalah sumber yang baik.
– Vitamin D: Dapat ditemukan di kebanyakan makanan olahan susu atau bisa terbentuk oleh tubuh dengan menghabiskan waktu di luar di bawah sinar matahari.
– Protein: Telur, susu, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dandaging.
– Vitamin C: Buah-buahanantaralain papaya, jambubiji, jerukdan lain-lain.
– Minumlahbanyakcairan, air adalah yang terbaik.
 
Dalam beberapa hari terakhir sebelum persalinan: fokuskan pada karbohidrat; untuk membangun cadangan energi di otot. Dapat berupa roti, biskuit, sereal, jagung, pasta, kentang, nasi, buah segar, dan beberapa sayuran segar. Makanlah dengan frekuensi sering dan dalam porsi kecil, termasuk makan makanan ringan. Makanlah beberapa makanan sumber protein, tapi hindari makanan berlemak yang sulit dicerna, dan makanan pedas yang bisa meningkatkan mual dalam persalinan. (dr. Diana Sunardi, M.Gizi, SpGK)
 
 
Referensi :
– Helen Crawley. Eating well for a healthy pregnancy. First Steps Nutrition Trust, 2014
– American Academy of Physician Assistants (AAPA). Healthy Eating During Pregnancy International Food Information Council (IFIC) Foundation.  May 2009
 
 

Baca Juga
Arti sinyal rasa lapar







Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah