Liburan, Kok Malah Sakit?



Pernahkah Anda jatuh sakit saat berlibur atau bepergian ke suatu tempat? Jika belum, Anda beruntung. Karena sakit saat berlibur itu menyebalkan. Rencana perjalanan yang sudah disusun jauh-jauh hari bisa berantakan karena Anda tidak mampu keluar dari kamar hotel. Biasanya sakit yang menyerang saat di perjalanan adalah flu, sakit kepala, diare, konstipasi, sakit tenggorokan, dan lainnya. Penyebabnya bisa karena jet lag, perubahan cuaca, kurang tidur, kelelahan dan pola makan yang berantakan.  Agar liburan Anda tidak jadi berantakan, coba lakukan hal ini bila Anda sakit saat berlibur:

Bersikap tenang

Ketika sakit pada saat yang tidak tepat memang rasanya menyebalkan. Tapi Anda tidak perlu panik, banyak orang pernah mengalami hal yang sama. Cobalah bersikap tenang dan mengingatkan diri untuk rileks dan menarik napas dalam-dalam. Ingat, kecemasan hanya akan memperburuk keadaan. Bukannya sembuh, sakit Anda mungkin akan bertambah parah jika Anda stres.

Istirahat yang banyak.

Jika Anda lelah, tidurlah. Tidur adalah cara yang ampuh untuk memulihkan diri. Jika Anda memaksakan diri, kondisi Anda akan menjadi lebih buruk lagi. Anda memang harus mengorbankan itinerary Anda, tapi kesehatan tetap yang utama, bukan? Toh, Anda juga tidak bisa menikmati perjalanan jika sakit. 

Mandi air hangat

Mandi air hangat akan mengendurkan otot Anda dan membuat tubuh menjadi lebih nyaman dan demam Anda membaik. Efek mandi air hangat sama dengan kompres Air hangat bisa mempercepat terjadinya evaporasi  karena adanya pelebaran pembuluh darah sehingga pori-pori akan terbuka. Hindari mandi air dingin karena bisa menyebabkan terjadinya kontriksi atau pengecilan pembuluh darah. Akibatnya tidak terjadi evaporasi di pori-pori kulit, sehingga hawa panas di dalam tubuh bisa keluar dan menguap.

Baca Juga
Pola Hidup Sehat dan Bersih Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Minum obat

Minumlah obat yang telah Anda persiapkan sebelum berangkat berlibur. Jangan memaksakan diri untuk jalan-jalan jika kondisi tubuh tidak memungkinkan. Bila badan sudah mulai membaik, Anda bisa melanjutkan jalan-jalan Anda. Selamat berlibur.

Banyak minum

Ketika sakit tubuh kehilangan banyak nutrisi yang sangat dibutuhkan. Misalnya saat demam, tubuh mengeluarkan keringat lebih banyak sehingga membuat persediaan cairan dalam tubuh menipis. Ketika batuk atau bersin, Anda menghabiskan cairan tubuh dengan mengeluarkannya. Begitu juga dengan penyakit diare dan lainnya. Selain itu, selera makan juga sangat menurun sehingga Anda tidak mendapatkan banyak asupan cairan dari makanan.

Jika cairan yang keluar ini tidak segera diganti, Anda akan mengalami dehidrasi dan itu akan memperparah penyakit. Dehidrasi terjadi karena tubuh kehilangan cairan melalui demam, keringat, bersin dan muntah. Kondisi dehidrasi tersebut akan berakibat fatal jika tidak diatasi secara cepat dan tepat. Untuk mencegah dehidrasi, Anda membutuhkan hidrasi yang lebih dari air putih.  Pasalnya, di dalam cairan tubuh, selain mengandung air, juga mengandung beberapa ion penting seperti natrium, klorida, magnesium, kalsium dan lain-lain. Jadi saat kehilangan cairan tubuh, yang hilang bukan hanya air, tapi juga ion-ion tersebut. Karena itu, kembalikan cairan tubuh yang hilang dengan minuman yang mengandung ion.



<a target="_blank" rel="nofollow" href="http://tremendoustimes.com/2014/12/16/traveling-when-sick-8-tips-to-get-better-quicker/

“>http://tremendoustimes.com/2014/12/16/traveling-when-sick-8-tips-to-get-better-quicker/

 

Direview oleh: dr. Adnan Yusuf

Baca Juga
Waspada Diare Berkepanjangan



TOPIK





Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah