Kulit Orang Mati ‘Dipanen’ dan Dijadikan Penyembuh Luka dan Borok

Manchester, Bicara tentang kadaver atau jasad manusia yang telah diawetkan, hal pertama yang terbayang tentulah rasa ngeri. Namun selain bisa dimanfaatkan untuk belajar anatomi, kulit yang diambil dari jasad orang yang sudah meninggal diklaim bisa menyembuhkan luka lho.”Luka kronis itu biasanya butuh waktu 6-8 minggu untuk bisa sembuh, tapi pada beberapa kasus lukanya bisa bertahan hingga bertahun-tahun lamanya, tak peduli sudah diobati secara apa saja,” tutur ketua tim peneliti, Ardeshir Bayat dari University of Manchester.

Dan sebelum ini, para peneliti hanya berupaya menciptakan penyembuh luka berupa kulit buatan yang meniru struktur sel kulit asli. Namun kali ini peneliti asal Inggris memfokuskan riset mereka pada kulit yang sebenarnya. Kulit ini diambil dari kadaver.

Pertama, kulit dari jasad orang yang sudah meninggal ini dibersihkan secara antibiotik. Setelah itu, sel-sel yang ada di kulit tersebut diangkat secara menggunakan kombinasi deterjen, enzim dan sejumlah bahan kimia. Menurut peneliti, ini untuk menghindari adanya penolakan dari sistem imun si penerima kulit ini nantinya.

Jadi yang mereka butuhkan hanyalah bagian terdalam kulit atau dermisnya. Bagian ini mengandung pembuluh darah, ujung saraf, folikel rambut dan kelenjar keringat.

“Setelah dihilangkan sel-selnya, dermis akan menyediakan semacam rangka sehingga tubuh penerimanya nanti dapat mencoba beradaptasi secara kulit baru, dan utamanya secara sel-selnya sendiri,” ungkap Dr Bayat seperti dikutip dari Livescience.

Dari hasil percobaan mereka, bila bagian ini ditempelkan pada luka atau borok pasien yang kronis, maka lukanya menjadi sembuh lebih cepat daripada pengobatan konvensional.

Baca Juga
Daftar Kegiatan Penting yang Perlu Dilakukan Agar Tak Sakit Usai Banjir

“Kami bereksperimen secara seorang pasien wanita berumur 92 tahun yang punya borok selama 20 tahun. Borok ini tetap bertahan walaupun sudah diobati secara berbagai hal. Tapi setelah kami tempelkan secara dermis ini, lukanya langsung sembuh dalam 4 minggu,” simpul Dr Bayat.

(iva/up)








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah





Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah