Kenali Gejala Sindrom Syok Keracunan yang Mengancam Jiwa

Sindrom syok keracunan atau toxic shock syndrome (TSS) jarang terjadi, tetapi bisa mengancam jiwa. Karena itu,  penting untuk mengetahui tanda-tanda dan gejalanya sehingga Anda dapat mendeteksi dan mengatasinya dengan cepat.

TSS berarti ada racun masuk  ke dalam aliran darah Anda dan ini dapat mempengaruhi banyak sistem yang berbeda dalam tubuh Anda sekaligus. Gejalanya kebanyakan seperti jenis infeksi lainnya seperti bengkak, demam, ruam, dan tidak enak badan.

Biasanya, gejala TSS datang dengan cepat, sekitar dua hari setelah bakteri menginfeksi Anda. Cara TSS memengaruhi tubuh tergantung pada jenis bakteri penyebabnya. 

Umumnya, TSS menyebabkan gejala: 
– Demam
– Ruam
– Tekanan darah rendah
– Masalah atau gagal ginjal 
– Masalah atau gagal pernafasan
– Kehilangan fokus.

Untuk mencari tahu apa jenis TSS yang Anda miliki, dan untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya demi menegakkan diagnosa, dokter akan memeriksa gejala spesifik dari jenis bakteri tertentu. Bakteri yang paling sering menyebabkan TSS adalah:

Staphylococcus aureus
Streptococcus pyogenes
Clostridium sordellii (C. sordellii)

Gejala TSS Staphylococcal 
Kebanyakab TSS Staphylococcal terjadi pada wanita. Kadang-kadang, Anda bisa mendapatkannya jika menggunakan tampon dengan daya serap super dan bakteri terjebak terlalu lama di dalam vagina Anda. Anda juga menjadi lebih berjsiko jika mengalami infeksi setelah operasi, melahirkan, atau memiliki luka bakar atau memiliki penumpukan nanah dalam tubuh Anda. TSS Staphylococcal bisa menimbulkan gejala:

Baca Juga
7 Strategi Cegah Batu Ginjal

– Demam di atas 39 derajat Celcius
– Sakit kepala
– Lelah
– Ruam merah datar seperti terbakar sinar matahari pada sebagian besar tubuh Anda
– Muntah
– Diare
– Nyeri otot
– Mulut, mata, dan vagina berwarna lebih merah dari biasanya
– Timbul memar
– Pengeluaran urine rendah

Dalam waktu satu atau dua minggu setelah gejala awal dimulai, mungkin kulit Anda mulai terkelupas. Pengelupasan biasanya terjadi pada telapak tangan atau telapak kaki  1 sampai 2 minggu setelah gejala Anda mulai.

Gejala TSS Streptococcus 
TSS Streptococcus biasanya terjadi setelah Anda menderita cacar air, infeksi kulit, atau jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Gejala TSS jenis ini sering datang tiba-tiba. Gejalanya antara lain adalah:

– Tekanan darah yang sangat rendah
– Syok (aliran darah tidak cukup untuk kelangsungan sistem dalam tubuh Anda)
– Pendarahan 
– Memar
– Ruam merah seperti terbakar sinar matahari pada sebagian besar tubuh Anda
– Kesulitan bernapas
– Mungkin juga Anda mengalami pengelupasan kulit seperti pada staphylococcal TSS, tapi gejala yang satu ini tidak selalu terjadi.

Gejala TSS C. sordellii 
Infeksi sordellii Clostridium terjadi di dalam rahim. Anda juga bisa mendapatkannya dari penggunaan narkoba. Gejalanya meliputi:

-Mual dan muntah
– Energi rendah dan tubug lemah
– Gejala lain yang mirip flu
– Nyeri ketika menyentuh perut 
– Pembengkakan
– Jumlah sel darah merah dan putih tinggi
– Denyut jantung cepat

Baca Juga
Tidur Cukup Tapi Masih Mengantuk? Mungkin Ini Penyebabnya

Berbeda dengan jenis TSS lainnya, biasanya C. sordellii tidak menyebabkan demam.

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf




Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah