Ini yang Perlu Anda Tahu Tentang Lupus, Penyakit yang Diderita Selena Gomez

Absen dari dunia musik dan pemberitaan, ternyata Selena Gomez sedang berjuang melawan penyakit lupus. Lewat akun Instagramnya, Gomez mengungkapkan alasan di balik absesnnya dia di dunia musik selama musim panas. Gomez mengatakan bahwa  dia perlu menjalani transplantasi ginjal akibat penyakit lupus yang dideritanya. 

Tak banyak yang tahu bahwa selama dua tahun belakangan Gomez berjuang melawan penyakit ini.  Sebelumnya, pada tahun 2015, Selena mengungkapkan bahwa dia telah didiagnosis menderita lupus, penyakit autoimun yangmengharuskan mantan kekasih Justin Bieber ini menjalani kemoterapi.



Ini bukan pertama kalinya, Gomez melepas pekerjaannya untuk fokus mengatasi masalah kesehatannya. Pada bulan Agustus 2016, Selena mengungkapkan pada People bahwa dia menderita “kecemasan, serang panik, dan depresi,” yang bisa jadi merupakan efek samping dari Lupus. 

“Saya ingin bersikap proaktif dan fokus dalam menjaga kesehatan dan kebahagiaan saya, dan telah memutuskan bahwa jalan terbaik adalah mengambil cuti,” Kata Gomez saat itu. 
Lupus adalah penyakit autoimun kronis yang dapat “mempengaruhi orang dengan cara yang berbeda,” kata Gomez.

Lupus adalah penyakit autoimun, artinya, sistem imum yang seharusnya melawan bakteri dan virus, justru menghancurkan jaringannya sendiri sehingga mengakibatkan peradangan. Peradanga menyebabkan pembengkakan, nyeri dan kerusakan jaringan. 

Menurut Lupus Foundation of America, penyakit ini dapat merusak bagian tubuh manapun, termasuk sendi, kulit dan organ dalam, dan menyebabkan sistem kekebalan tubuh tidak dapat membedakan antara penyerbu asing dan jaringan sehat.

Baca Juga
Tidur Cukup Tapi Masih Mengantuk? Mungkin Ini Penyebabnya

Oleh karena itu Lupus menciptakan antibodi yang bisa membunuh jaringan sehat, selain menyebabkan radang, kerusakan, dan rasa sakit di seluruh tubuh. Dengan kata lain, hal itu menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi terlalu aktif.

Penyakit ini tidak menular, dan cenderung mempengaruhi wanita lebih banyak daripada pria, meski kebanyakan orang mengembangkan penyakit ini antara usia 15
Menurut Kenneth M. Farber, co-CEO dan co-president dari Aliansi Penelitian Lupus, penyakit ini kadang sering disalahpahami.  “Tak banyak yang tahu bahwa depresi, kecemasan, dan serangan panik bisa menjadi efek samping lupus,” kata Farber.

Gejala lupus akan berbeda-beda pada tiap penderitanya, tergantung bagian tubuh mana yang diserag. Adapun beberapa gejala lupus di antaranya persendian bengkak, demam, kelelahan, ruam, nyeri dada, rambut rontok, anemia, dan lainnya. 



Penyebab lupus belum diketahui dengan pasti. Para ahli menduga, sebagian orang (penderita) lahir dengan suatu gen tertentu yang dapat meningkatkan risiko terkena lupus. 
Sampai saat ini tidak ada obat untuk lupus. Namun, ada banyak pilihan pengobatan untuk mengatasi gejala-gejala lupus. Obat-obatan diarahkan untuk mengurangi peradangan, menekan sistem kekebalan tubuh, mencegah flare up, mengendalikan gejala dan meminimalkan kerusakan organ.

Untuk mencegah lupus bertambah parah, langkah-langkah yang dapat Anda lakukan adalah perbanyak istirahat untuk mengurangi stres, hindari paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan tabir surya dan pakaian yang tertutup. Olahraga teratur untuk mencegah tubuh cepat lelah dan menghilangkan kekakuan pada sendi, serta berhenti merokok. 

Baca Juga
Pantangan Ibu Hamil Demi Perkembangan Bayi

Selain Gomes, sejumlah selebriti lainnya juga telah membuka diri tentang perjuangan mereka melawan lupus, seperti Lady Gaga, yang meski dia tidak mengalami gejala apapun, namun penyakit ini telah menyerang keluarganya. Selain itu, Toni Braxton dan Seal juga mederita penyakit ini, dan telah berbicara tentang perjuangan mereka kepada publik. 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf

TOPIK





Ikuti DokterNews di


Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah