Ini Saat Tepat Imunisasi Campak

Campak disebut juga dengan measles, merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditandai dengan munculnya ruam kemerahan di seluruh tubuh. Ruam pada campak sulit dibedakan dengan ruam pada Rubella.

Gejala Campak

          Gejala campak muncul sekitar 7 sampai 14 hari setelah virus masuk ke dalam tubuh. Gejalanya antara lain :

  1. Demam
  2. Nyeri tenggorokan
  3. Hidung meler/pilek
  4. Batuk
  5. Mata memerah
  6. Nyeri otot
  7. Bintik putih kecil di mulut pada hari ke-2 hingga ke-4
  8. Timbul bintik merah pada kulit serta terasa sedikit gatal. Gejala ini muncul pada hari ke-3 dan ke-5

Ruam pada campak sulit dibedakan dengan ruam pada rubella, tetapi gejala pada campak seringkali lebih berat dan tidak berisiko pada ibu hamil. Ruam pada campak  umumnya akan menghilang bertahap dan menyisakan bekas berwarna kecoklatan.

Penyebab Campak

Campak disebabkan oleh virus campak (measles virus). Campak ditularkan melalui droplet atau air liur. Campak dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita atau pun udara yang telah terkontaminasi oleh virus campak.

Pengobatan Campak

Campak disebabkan oleh virus, sehingga dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh, campak akan membaik. Tidak ada pengobatan khusus bagi penderita campak. Mula mula penderita diberikan obat penurun demam. Penderita juga disarankan untuk istirahat minimal 10 hari dan makan makanan yang bergizi agar kekebalan tubuh meningkat. Jika terdapat infeksi bakteri, dokter akan memberikan antibiotik.

Baca Juga
Vitamin Effervescent, Ini Manfaat Sehatnya

Cara Mencegah Campak

Pencegahan campak paling efektif adalah dengan imunisasi campak. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi (vaksin MMR), yang disuntikkan pada otot paha atau lengan atas.

Jika hanya mengandung campak, vaksin diberikan pada umur 9 bulan, namun jika dalam bentuk MMR, dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun.

Campak juga dapat dicegah dengan menghindari kontak, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, serta menghindari pemakaian alat makan, sikat gigi dan handuk yang bersamaan.

Vaksin Campak

Cakupan vaksin campak untuk anak-anak di Indonesia kerap mengalami penurunan. Di tahun 2015, cakupannya 53,3 persen sedangkan sampai September 2016, cakupannya menurun, di bawah 48 persen. Akibatnya, terjadi letusan kasus campak.

Jenis vaksin campak :

  • Vaksin Campak saja

Vaksin ini diberikan pertama saat usia 9 bulan, kemudian dilanjutkan saat berusia 24   bulan dan terakhir saat SD kelas 1-6.

  • Vaksin MMR

 Diberikan pada anak berusia 15-18 bulandengan jarak imunisasi minimal 6 bulan. Imunisasi ini dapat mencegah campak, gondongan dan rubella. Pemberian ulang atau booster dilakukan saat anak berusia 6 tahun.

  • Vaksin MMRV

Vaksin MMRV adalah suatu kombinasi vaksin MMR dan vaksin cacar air (varicella). Dengan adanya kombinasi ini, maka tata laksana vaksinasi lebih sederhana, karena jumlah penyuntikan lebih sedikit dan lebih murah. Tetapi untuk anak-anak berusia 2 tahun atau kurang, vaksin MMRV lebih memiliki efek samping dibandingkan pemberian vaksin MMR dan vaksin cacar air secara terpisah. Vaksinasi MMRV aman diberikan pada usia 4 sampai 6 tahun. Pada penelitian tidak didapatkan bukti terjadinya kejang demam pada pemberian MMRV di usia 4 sampai 6 tahun.

Baca Juga
Tips Atasi Mood Swing Saat Hamil

 

Ditinjau Oleh: dr. Nurul Attikah




Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah