Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ini Cara Cepat Move On dari Putus Cinta



Putus cinta memang menyesakkan dada, apalagi jika putus saat sedang sayang-sayangnya. Berbagai upaya mungkin Anda coba untuk melupakan mantan. Biasanya orang-orang di sekitar akan memberikan saran agar Anda fokus pada hal-hal lain untuk mengalihkan perhatian.

Namun, penelitian telah menemukan bahwa mengalihkan perhatian tidak efektif menyembuhkan luka akibat patah hati. Sebaliknya, membicarakan tentang perpisahan itu justru dapat mempercepat proses penyembuhan.



Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science, berulang-ulang  merefleksikan perasaan yang terkait dengan putus cinta dan terus membicarakannya benar-benar dapat menghasilkan konsep diri yang kuat secara keseluruhan.

Temuan ini merupakan bagian dari penelitian yang menganalisis efek putus asa yang disebabkan putus cinta. Penelitian ini dilakukan terhadap 210 orang peserta yang baru-baru saja berpisah. Metode peneltian menggunakan kuesioner, pengukuran psikofisiologis, dan wawancara kuesioner sederhana. Studi ini secara khusus melihat “reorganisasi konsep diri.”

Para peneliti terkejut menemukan bahwa kelompok peserta yang dipaksa untuk memikirkan dan mendiskusikan perpisahan yang mereka alami, ternyata meningkat lebih cepat – karena mereka mampu “secara psikologis melepaskan” mantan pasangan masing-masing.

Dari temuan itu, penulis studi, Dr Grace Larson, mengambil kesimpulan bahwa  membicarakan tentang putusnya hubungan bisa menyembuhkan dan harus dilakukan dengan menciptakan “narasi” baru, terutama narasi yang memasukkan bagian dari cerita dimana seseorang itu pulih.

Baca Juga
Cinta Menyehatkan Jantung








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah