Deteksi 8 Tanda Anda Akan Terkena Serangan Jantung Sebulan Sebelumnya

Pada usia muda, pria cenderung lebih berisiko mengalami serangan jantung daripada perempuan. Hal ini karena secara alami perempuan memproduksi hormon estrogen. Tetapi, hal tersebut berubah saat perempuan memasuki fase menopause. Setelah usia 60 tahun, pria dan perempuan memiliki kemungkinan yang sama untuk terkena penyakit serangan jantung.

Penyebab utama penyakit serangan jantung adalah penimbunan lemak dalam arteri. Selain dapat mengurangi suplai darah ke jantung, arteri juga dapat memicu terbentuknya penggumpalan darah. Penggumpalan darah ini memblokir suplai darah ke jantung. Hal inilah yang menyebabkan orang jadi sangat rentan terkena penyakit serangan jantung.

Menurut American Heart and Stroke Association, penyakit serangan jantung dan stroke merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Lebih dari 700.000 orang menderita serangan jantung setiap tahun dan lebih dari 100.000 orang yang tidak dapat sembuh.

Serangan jantung memang bersifat mendadak. Anda bisa mengalami serangan jantung kapan dan di mana saja. Namun, Anda mungkin bisa menghindari bila cepat mendapat penanganan dokter jauh sebelum serangan terjadi.

Berikut ini 8 gejala penting yang mungkin terjadi satu bulan sebelum Anda terkena serangan jantung:

1. Tubuh menjadi lemah

Sekitar sebulan sebelum Anda terkena penyakit serangan jantung, tubuh Anda akan berubah menjadi lemah. Hal ini disebabkan karena kurangnya aliran darah dan sirkulasi udara yang masuk ke tubuh. Pembuluh arteri yang menyempit menyebabkan organ tubuh terhambat mendapatkan asupan oksigen dan juga nutrisi yang dibawa melalui darah. Sehingga otot tubuh Anda tidak mendapatkan apa yang mereka butuhkan untuk bekerja secara optimal. Hal inilah yang mengakibatkan tubuh Anda menjadi lemah.

Baca Juga
Cara Tetap Fit dan Sehat Selama Ramadhan

2. Sering mengalami pusing

Ketika aliran aliran darah tidak berjalan lancar, gejala lain yang mungkin dirasakan adalah kepala Anda menjadi pusing. Akibat pembuluh darah yang menyempit, maka anggota tubuh seperti otak akan kekurangan oksigen. Hal ini tentu tidak boleh dianggap remeh.

3. Berkeringat dingin

Setelah pusing, gejala lain yang disebabkan karena aliran darah yang tidak lancar yaitu berkeringat dingin. Jika tubuh Anda mengeluarkan keringat dingin, sebaiknya segera Anda lakukan pemeriksaan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

4. Nyeri pada beberapa bagian tubuh terutama dada

Jika Anda mengalami nyeri pada bagian dada, atau nyeri di area lain seperti lengan, punggung, dan bahu, segeralah pergi ke dokter. Karena nyeri dada ataupun sesak dada adalah gejala utama seseorang kemungkinan terkena penyakit serangan jantung.

5. Pilek dan flu

Banyak juga penderita serangan jantung yang mengalami gejala pilek atau flu sebulan sebelum mereka terkena serangan jantung. Hal Ini merupakan pertanda yang tidak boleh diabaikan karena bisa saja kemungkinan pilek atau flu yang Anda alami merupakan gejala awal yang Anda rasakan sebelum terkena penyakit serangan jantung.

6. Cepat lelah

Seiring dengan tubuh Anda yang semakin lama semakin lemah, maka otomatis Anda pun akan cepat lelah. Hal ini tentu membuat aktivitas Anda menjadi terganggu.

7. Mengalami sesak nafas

Baca Juga
Saat Sakit Flu Memicu Penyakit Jantung

Sesak nafas merupakan gejala lain yang perlu Anda perhatikan. Sama halnya dengan otot-otot di tubuh Anda yang membutuhkan aliran darah dan oksigen yang cukup, paru-paru pun demikian. Jika paru-paru Anda terganggu, maka fungsi jantung pun akan ikut terganggu. Karena paru-paru dan jantung merupakan dua organ yang saling bergantung satu sama lain. Jika Anda mengalami sesak nafas, segeralah periksa ke dokter agar nanti tidak merembet ke organ jantung Anda.

8. Gangguan pencernaan

Tanda-tanda vital lainnya yaitu seperti mual, gangguan pencernaan, mulas dan sakit perut.

Jika Anda mengalami tanda-tanda tersebut, sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Apalagi jika Anda mengalami lebih dari satu gejala. Karena cara pencegahan yang terbaik ialah dengan mengetahui gejalanya sejak awal. Selain itu, mulailah gaya hidup yang sehat seperti berhenti merokok dan rutin berolahraga. Hal ini tentu sangat baik untuk kesehatan tubuh, terutama untuk kesehatan jantung Anda.

 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah





Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah