Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Deteksi 10 Gejala Depresi



Pernah merasa stres berat, putus asa dan tidak bersemangat? Hati-hati, itu adalah beberapa gejala depresi. Gangguan mental ini bisa menimpa saja, termasuk Anda. Depresi adalah suatu kondisi mood yang menurun drastis. Ada perasaan kosong, putus asa dan kesepian.

Depresi bersifat melumpuhkan dan membuat si penderitanya tidak dapat menikmati hidup.Ia merasa lelah yang teramat sangat, hari-harinya terlalu berat sehingga ia kehilangan kegembiraan dan semangat.  Kondisi mental dan kejiwaan yang terganggu ini harus segera diatasi sebelum berakibat fatal. 

Depresi merupakan kondisi emosi yang awalnya normal, seperti kesedihan hingga mood yang berubah-ubah, yang kemudian berubah menjadi perasaan kosong, tak bersemangat, agresif, tidak dapat beristirahat dan apatis.Pada kesedihan biasa, aktivitas Anda masih dapat berjalan secara normal, Anda masih bisa bekerja, belajar, makan, tidur termasuk menikmati waktu berkualitas dan menyenangkan diri. Sementara pada kondisi depresi, hal yang sama tidak terjadi.

Gejala khusus yang dapat mengindikasikan depresi, di antaranya adalah: 

1.Merasa tidak berdaya dan tidak berpengharapan, merasa keadaan tidak akan pernah membaik.

2.Kehilangan minat dalam melakukan kegiatan harian, bahkan kegiatan favorit dan interaksi sosial secara orang lain.

3.Adanya pertambahan atau penurunan berat badan secara drastis, sekitar 5% dari total bobot tubuh dalam sebulan.

4.Adanya perubahan dalam kebiasaan tidur, entah terjadi gejala insomnia, bangun terlalu pagi atau tidur terlalu sering.

Baca Juga
Tips Liburan AntiStres

5.Mudah marah, tidak sabaran dan bahkan terkadang sangat kasar dan merusak. Anda semakin sulit bertoleransi pada orang lain.


6.Merasa lelah, lamban dan terkuras secara fisik. Seluruh tubuh juga dapat terasa berat dan bahkan pekerjaan sepele pun terasa melelahkan dan lambat terselesaikan.

7.Timbul rasa mengasihani diri sendiri dan rasa bersalah. Anda mengkritik diri sendiri secara keras untuk setiap kesalahan yang Anda perbuat. 

8.Berperilaku tidak peduli pada keselamatan diri sendiri, secara melakukan pelarian berupa memakai obat-obatan terlarang, berjudi, menyetir ugal-ugalan hingga olahraga berbahaya secara harapan mengalami cidera serius dan meninggal.

9.Kesulitan dalam berkonsentrasi sehingga tidak mampu fokus, membuat keputusan hingga sulit mengingat.

10.Muncul rasa sakit tanpa sebab seperti sakit kepala, sakit punggung, sakit pada otot dan sakit perut.



Depresi sendiri dapat timbul akibat adanya kondisi kesepian, kurangnya dukungan secara moral dalam kehidupan sehari-hari. Trauma, riwayat keluarga yang juga mengalami depresi, masalah pada mental dan hubungan, masalah keuangan, pengalaman buruk yang baru terjadi. Juga konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, kehilangan pekerjaan hingga adanya masalah kesehatan kronis serta rasa sakit kronis. 


Dengan mengetahui penyebab terjadinya depresi, perawatan dan pengobatan dapat dilakukan sesuai masalah yang dialami. Jika depresi terjadi karena situasi, mengubah situasi yang dialami dapat menjadi solusi, dan bukan secara mengonsumsi obat-obatan antidepresi. Jika depresi seakan tidak terkontrol, meminta bantuan sahabat atau para ahli seperti psikiater atau psikolog mungkin bisa menjadi solusi. Psikiater atau psikologi dapat membantu Anda menjalani terapi atau meresepkan obat-obatan. Jangan pernah berdiam diri jika Anda merasa kesepian.

Baca Juga
Nutrisi untuk Bayi Usia 0 – 6 bulan

Selain itu, mengadakan perbaikan dalam gaya hidup juga dapat sangat membantu memperbaiki kondisi depresi. Di antaranya memperbaiki hubungan secara sesama, sering berolahraga dan memperbaiki pola tidur, makan makanan sehat dan alami. Berlatih teknik relaksasi dan mengontrol stres, serta mengatasi berbagai pikiran negatif dapat dilakukan sebelum mengambil obat antidepresi.(PA)

Ditinjau oleh: dr. Aria Wibowo








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah