Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cara Membatasi Anak Bermain Gawai



Anak-anak zaman sekarang sepertinya tidak bisa lepas dari gawai. Padahal, para ahli mengatakan, berlama-lama menatap layar gawai menyebabkan masalah kesehatan yang serius, obesitas salah satunya.

Seperti halnya televisi, gawai  membuat anak-anak malas bergerak, dan perilaku ini menetap terkait dengan berat badan anak. American Heart Association (AHA) memperingatkan tentang bahaya menatap layar biru  terlalu lama dan mendorong para orang tua agar mematikan TV dan menjauhkan gawai dari anak.

Data statistik AHA menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan anak di depan TV telah menurun, akan tetapi kebiasaan menatap layar secara keseluruhan telah meningkat dan kemungkinan akan terus bertambah.

Sebuah laporan dari Common Sense Media yang berpusat di San Francisco menyimpulkan bahwa anak-anak yang berusia 13 hingga 18 tahun menghabiskan rata-rata 6 jam 40 menit di depan layar. Itu termasuk menonton konten TV, film dan video, selancar internet, menghabiskan waktu di media sosial, dan bermain video game. Angka tersebut tidak termasuk waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan tugas sekolah dengan browsing internet.

Dalam laporannya, AHA mengatakan, anak-anak usia sekolah yang menghabiskan waktu di depan layar selama 8 jam sehari, dianggap berlebihan. Peningkatan waktu membawa banyak risiko, termasuk penurunan kualitas tidur dan keterampilan sosial, serta peningkatan risiko masalah kesehatan yang terkait dengan perilaku duduk terlalu lama, seperti obesitas.

Baca Juga
Tip Hentikan Kebiasaan Ngompol pada Anak

Para peneliti juga menunjukkan sebuah penelitian yang menemukan anak-anak yang menghabiskan lebih dari 35 jam per minggu menatap layar ponsel atau gawai  menghadapi risiko lebih besar terkena penyakit jantung dan stroke dibandingkan dengan mereka yang menghabiskan kurang dari 16 jam per minggu.

American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan bermain dengan ponsel atau gawai tidak boleh menggantikan aktivitas fisik, eksplorasi, atau interaksi sosial. Untuk membatasi efek buruk dari layar biru pada anak, coba kurangi intensitasnya dengan cara:

-Anak-anak tidak diperbolehkan menggunakan perangkat seluler sampai usia tertentu.



-Kalau pun memperbolehkan, batasi pemakaiannya, berapa jam dalam sehari atau seminggu.

-Jangan terlalu sering menggunakan perangkat seluler di depan anak-anak karena ini akan memicu keingintahuan mereka. Anak-anak juga akan merasa diabaikan jika Anda terlalu sering bermain dengan gawai Anda.

-Buat alternatif untuk tontonan atau kegiatan yang lebih menarik.

 








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah





Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah