Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Belajar dari Pengalaman Tim Sepakbola Thailand yang Terjebak di Gua, Ini Tip Bertahan di Dalam Gua



Peristiwa terperangkapnya 12 anak dan seorang pelatih dari tim sepakbola Wild Boars di gua Tham Luang, Thailand menyita perhatian dunia. Upaya penyelamatan dari tim nasional dan internasional membuahkan hasil pada Selasa (10/7/2018) lalu, setelah lebih dari 2 minggu terjebak di dalam gua.

Pada 23 Juni lalu, usai latihan sepakbola, mereka melakukan penjelajahan di dalam gua. Sayangnya, mereka terjebak di dalam ketika hujan lebat dan mengakibatkan sebagian gua tergenang. Untuk menyelamatkan diri dari banjir, mereka masuk ke dalam gua sampai kedalamam 4 kilometer. Setelah sembilan hari dinyatakan hilang, mereka ditemukan oleh dua penyelam Inggris. Sejak itu, aksi penyelamatan terus dilakukan dan memakan waktu lama karena sulitnya medan. Bahkan seorang penyelam menjadi korban dalam aksi tersebut.

Meski mengundang risiko, menelusuri atau menjelajahi gua sangat dimininati oleh kaum muda, terutama bagi mereka yang memiliki jiwa petulang. Apa pun bisa terjadi di dalam gua. Karena risikonya terbilang tinggi, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat menyusuri gua:

-Persiapkan dengan matang sebelum memasuki gua

Menjelajah gua pada dasarnya berbahaya, tetapi Anda dapat mengurangi risiko dengan mempelajari teknik caving yang tepat, membawa peralatan yang tepat, dan mengetahui cara menggunakan teknik Anda. Terutama jika Anda baru pertama kali menyusuri gua, jangan pernah masuk tanpa panduan orang yang berpengalaman, dan jangan pernah menjejalahi gua sendirian. Selalu pastikan Anda memberi tahu rencana Anda dan kapan Anda akan kembali. Sehingga mereka dapat memberi tahu penyelamat jika Anda tidak kembali.

Baca Juga
5 Kiat Enyahkan Keringat

-Siapkan pakaian sintetis

Bawalah pakaian hangat non katun, seperti polipro atau poliester. Bawa juga tas plastik atau selimut darurat. Pastikan semua lapisan pakaian, termasuk pakaian dalam dan kaus kaki terbuat dari kain sintetis. Pasalnya kapas menyerap dan menampung lebih banyak air daripada serat sintetis. Bahan katun juga akan membuat tubuh Anda dingin lebih cepat.

-Tandai jalan Anda

Tandai jalan masuk dan jalan keluar di semua persimpangan agar Anda tidak tersesat. Gunakan batu untuk membuat panah menunjuk ke arah Anda datang dan catat tempat-tempat bersejarah yang Anda lewati.

-Tetap tenang

Jika Anda tersesat, terluka atau terjebak, jangan panik. Cobalah berpikir dengan tenang bagaimana keluar dari situasi tersebut. Ketenangan juga yang membuat anak-anak Thailand dan pelatihnya itu bisa bertahan berminggu-minggu di dalam gua. Mereka berusaha mengendalikan emosi dengan melakukan meditasi.

-Jangan terpisah

Pastikan untuk tetap bersama jika Anda berada dalam grup. Berpegangan tangan jika harus bergerak dalam kegelapan dan jangan biarkan siapa pun tertinggal.

-Hangat dan kering

Udara dua seringkali dingin dan lembap. Dan salah satu bahaya paling nyata adalah hipertemia. Karena itu selalu bawa pakaian hangat non katun. Jika gua banjir atau Anda harus menyeberangi sungai, lepaskan pakaian Anda agar tetap kering, lalu keringkan tubuh Anda terlebih dulu sebelum memakai pakaian itu kembali. Jika pakaian Anda basah dan tidak memiliki pengganti, peras pakaian secara menyeluruh dan pakailah pakaian Anda sehingga panas tubuh Anda bisa mengeringkannya. Berada di dekat kelompok akan membuat tubuh Anda lebih hangat. Minimalkan kontak dengan tanah yang dingin dan cobalah untuk tetap bergerak, namun hindari keringat.

Baca Juga
Anticipating Multiple Myeloma

-Hemat cahaya

Matikan senter saat Anda tidak bergerak. Bentuk rantai orang lalu nyalakan hanya satu senter. Jika Anda menggunakan headlamp, gunakan pengaturan yang terendah



-Tetap berada di dekat cahaya

Gua adalah lingkungan yang berbahaya dan tidak dapat diprediksi dan risiko cidera menghantui. Pastikan Anda tetap berada di lingkungan yang terang. Tetaplah berada di sana sampai bantuan datang.

 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah

Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah