Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

6 Cara Alami dan Mudah untuk Detoksifikasi Tubuh



Makanan dan minuman, terutama junk food, adalah salah satu penyebab menumpuknya racun di dalam tubuh kita. Belum lagi polusi entah itu dari udara, tanah maupun air. Semua itu, menurut Frank Lipman, MD, pendiri dan direktur perusahaan kesehatan Be Well, pasti akan menyakiti tubuh kita dan menimbulkan berbagai efek yang merugikan. Untungnya, ada hal-hal sederhana berikut ini, yang bisa kita lakukan untuk detoksifikasi atau membersihkan tubuh dari racun supaya kita tetap sehat walafiat.

1. Air lemon di waktu pagi

Segera setelah Anda bangun, minumlah segelas air lemon hangat. “Air lemon akan mengembalikan cairan yang hilang, seraya memberikan elektrolit berupa kalium, kalsium, dan magnesium,” kata Dr Lipman. “Semalaman tubuh kita mengurus detoksifikasi dan ini membuat kita dehidrasi. Karena itu, kita perlu mengisiulang lagi cairan yang hilang.” Air lemon juga mendorong hati menghasilkan lebih banyak enzim untuk membantu pencernaan dan mendorong hati untuk membersihkan racun. Vitamin C dalam jus lemon, merupakan antioksidan kuat yang melindungi kita terhadap radikal bebas dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

2. Putar tubuh

Pose yoga dengan posisi duduk sambil memutar torso dapat membantu proses detoks alami dengan merangsang pencernaan dan eliminasi racun. “Banyak ketidaknyamanan pencernaan berasal dari stres,” kata Dr Lipman, “Sebab itu, peregangan area  perut sambil mengambil napas dalam-dalam yang menenangkan, dapat mengendurkan otot-otot yang tegang dan diafragma. Hasilnya, sistem pencernaan terbantu melakukan pekerjaannya dengan lebih baik. “

Baca Juga
Pentingnya Vitamin C Saat Hamil

3. Makan brokoli

Peradangan tubuh yang kronis telah lama dikaitkan dengan penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Hal ini bisa dikurangi dengan cara mengisi piring Anda dengan makanan yang kaya sulfur, seperti bawang merah dan putih, sayuran seperti brokoli, kale, kubis, kol dan kembang kol. “Makanan-makanan tersebut tinggi antioksidan yang mendukung kemampuan tubuh untuk melawan racun,” kata Dr Lipman.

4. Sikat tubuh Anda

Beberapa hari dalam seminggu, sebelum mandi, sikatlah kulit Anda dengan sikat berbulu lembut terutama di bagian yang kering. Hal ini memiliki dua manfaat. Pertama, membantu kotoran dan sel kulit mati. Kedua, melepas penyumbat pori-pori sehingga memungkinkan kulit  berkeringat dan bernapas bebas,” jelas Dr. Lipman. Selain itu, kegiatan menyikat dapat merangsang sirkulasi darah di bawah kulit daan membantu mempercepat proses pembaruan sel.

5. Minum teh

Teh bunga dandelion atau milk thistle dapat meningkatkan fungsi hati dan mengurangi penumpukan racun dalam jaringan. Studi terhadap milk thistle yang dilakukan oleh National Center for Complementary and Alternative Medicine,  menemukan bahwa ramuan ini dapat membantu meningkatkan fungsi hati dengan cara melindungi hati dari kerusakan sel dan merangsang perbaikan jaringan hati. Penelitian lain mengatakan bahwa milk thistle dapat memperkuat dinding sel untuk mencegah paparan racun, merangsang pembentukan enzim yang menetralisir efek buruk racun, dan memblokir radikal bebas menyerang sel-sel. Sebuah kata peringatan meskipun: Hindari produk teh detoksifikasi  yang menjanjikan dapat menurunkan nafsu makan karena bisa merusak metabolisme dan menimbulkan efek samping seperti gelisah dan sakit kepala.



Baca Juga
Penyakit Ini Bisa Membuat Daya Pikir Anda Menurun

6. Berendam

Tambahkan dua cangkir garam mineral ke air mandi Anda. Kemudian berendamlah selama 20 menit. “Garam mandi mengandung magnesium serta mineral dan nutrisi lainnya yang akan terserap ke dalam kulit dan membantu proses detoksifikasi,” kata Dr Lipman.

 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf








Dapatkan artikel kesehatan terbaru

Rangkuman mingguan dikirim secara exclusive ke email Anda.

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email Anda untuk konfirmasi

Ada sesuatu yang salah





Dapatkan tips kesehatan terbaru via Email

TERIMA KASIH telah berlangganan.

Ada sesuatu yang salah